GEGURITAN
Geguritan yaitu Puisi Jawa gaya baru yang tidak terikat dengan aturan.
CARA MEMBUAT GEGURITAN YANG BAIK
Dalam pembuatan geguritan sebenarnya tidak ada aturan khusus yang diharuskan, karena pada dasarnya geguritan juga termasuk karya sastra yang bersifat bebas. Hanya saja geguritan bentuk dari geguritan itu harus berupa bait (pada). Sehingga setiap orang sebenarnya bisa membuat Geguritan yang sesuai dengan bahasa yang mereka kuasai dan dengan gaya bahasa mereka sendiri. Walaupun begitu, jika kita ingin membuat sebuah karya sastra seperti geguritan, tentunya kita ingin membuat yang bagus, dimana Geguritan tersebut disukai banyak orang.
Dalam membuat Geguritan, ada beberapa hal yang perlu kita rencanakan terlebih dahulu, yaitu, antara lain :
- menentukan tema
- mencari ide untuk penulisan Geguritan
- mengidentifikasi kata-kata utama/menarik (kata kunci) dari objek yang digunakan dalam penyusunan kalimat
- menentuka gaya bahasa yang sesuai dengan cara menulis kita
- menyusun kalimat dengan memperindaha bahasa yang digunakan (Basa Rinengga), sehingga lebih enak ketika dibaca.
- menyisipkan pesan moral di dalam Geguritan yang bermanfaat bagi pembaca.
Basa Rinengga ada berbagai macam, antara lain :
- Purwakanthi (Materi Kelas 7) https://basajawaindo.blogspot.com/2024/01/purwakanthi.html
- Paribasan, Bebasan, dan Saloka. (Materi Kelas 7) https://basajawaindo.blogspot.com/2024/01/paribasan-bebasan-saloka.html
- Wangsalan (Materi Kelas 8) https://basajawaindo.blogspot.com/2024/01/wangsalan.html
1. Wicara
2. Wirama
memperhatikan intonasi (lembut/kerasnya suara) dan tempo (cepat/lambatnya membaca). Serta dalam membaca harus menyesuaikan tanda baca yang ada.
3. Wirasa
menghayati isi yang ada didalam geguritan. (seneng, sedhih, bingung, lsp.)
4. Wiraga
mengekspresikan isi geguritan dalam gerakan tubuh yang disesuaikan dengan penghayatan isi geguritan.
Komentar
Posting Komentar